David Luiz Menikmati Gaya Permainan Maurizio Sarri

Pemain belakang Chelsea, David Luiz sepertinya sangat menikmati taktik permainan pelatih baru Chelsea, Maurizio Sarri. Dirinya juga yakin sang pelatih mampu membawa mereka memenangi sebuah gelar.

David Luiz saat ini tidak sabar untuk menggunakan gaya permainan Maurizio Sarri sebagai gaya yang dapat memberikan kemenangan langsung bagi Chelsea di Premier League.
The Blues sebelumnya sudah berulang-ulang memberikan sinyal positif akan pelatih baru mereka pada masa pramusim. Akan tetapi mereka gagal membuktikannya pada pertandingan pertama mereka melawan Manchester United di laga Community Shield yang berakhir 0-2.
Akibatnya Pep Guardiola jadi memberikan trofi ketiganya untuk City. Meskipun begitu mantan pelatih Barcelona tersebut juga sempat mengalami masa yang sulit pada musim pertamanya di dunia sepakbola Inggris.

Disisi lain, Luiz sempat ditanya para wartawan apakah pergantian pelatih Chelsea akan mengakibatkan The Blues akan gagal meraih gelar apapun pada musim ini. Dan sang pemain menjawab dengan cukup percaya diri.
“Saya harap tidak! Saya harap kami mampu memahaminya dengan cepat dan bisa bertarung demi seluruh gelar,” Ucap Luiz yang dilansir dari FourFourTwo
“Ketika anda bermain untuk klub yang besar anda harus bersiap untuk mencoba bertarung demi gelar, dan kami akan bertarung untuk itu.”

Luiz kemudian sempat menyinggung sosok pelatih Guardiola yang diakuinya merupakan pelatih yang hebat. Sarri juga diakuinya sebagai pelatih yang hebat, dirinya berharap sang pelatih baru tersebut bisa sama hebatnya dengan apa yang mereka pikirkan.
“Guardiola merupakan pelatih yang hebat, dan Sarri juga pelatih yang hebat. Saya harap Sarri bisa memberikan efek yang sama. Itulah tujuan kami dan kami akan bekerja demi hal tersebut.”
“Pada saat ini saya sedang jatuh cinta dengan filosofinya, dengan cara dia bekerja, dengan bagaimana dia berlatih, bagaimana dia mencintai sepakbola.”

Wartawan kemudian menanyakan soal kecocok Luiz menjadi pemain belakang dimana Sarri menggunakan empat pemain belakang setelah pelatih sebelumnya, Antonio Conte lebih memilih menggunakan tiga pemain belakang.
Pemain 31 tahu tersebut mengatakan dirinya tidak begitu masalah dengan hal tersebut. Malah sang pemain mengaku, pergantian struktur permainan tersebut malah sangat cocok untuk nya.
“Segala informasi tidak dipentingkan, anda hanya perlu mengerti soal filosofi yang ada. Dan jika anda menang, maka itu baik. Dan selalu seperti itu,” ucapnya
“Saya selalu senang melakukan yang terbaik untuk membantu pelatih dan juga klub.”