Eks pelatih dari klub sepakbola Juventus, Marcello Lippi, memang sangat heran lihat pemain yang bernama Cristiano Ronaldo mendapatkan kartu merah pada saat menjalani laga yang berhadapan Valencia. Bagi dirinya, sang pemimpin laga tengah mengalami halusinasi.
Cristiano Ronaldo memang akhirnya diusir keluar lapangan Dalam pertandingan perdana Liga Champions itu. Padahal pemain yang berasal dari Portugal tersebut hanya memegang rambut bek Valencia, Jeison Murillo, yang memberikan reakshi berlebihan pada waktu dirinya terjatuh.
Memang masih beruntung insiden yang terjadi pada menit ke-29 tersebut tak mengganggu penampilan dari skuad Juventus. Meskipun hanya turun dengan jumlah 10 orang, tetapi skuad yang diasuh oleh Massimiliano Allegri itu juga sukses mendapatkan kemenangan dengan skor akhir 2-0.
Beragam reaksi memang terlihat setelah laga tersebut, tetapi banyak yang sepakat jika Ronaldo memang tak pantas memperoleh kartu merah. Marcello Lippi juga setuju dengan hal tersebut, dan dirinya mengira jika wasit sedang dalam halusinasi.
“CR7 memperoleh kartu merah lantaran dirinya tengah mengalami halusinasi,” papar Lippi.
“Anda memang tak akan dapat mengorbankan laga, dan diatas segalanya, sebuah kompetisi dengan keadaan yang demikian, yang dapat saja membuat seorang pemain larangan bermain dua laga,” sambungnya.
Lippi memang tak dapat berpikir dengan keputusan yang diambil oleh wasit. Dirinya memberikan tuntutan kepada UEFA agar mereka segera mengakui salah dan segera implementasikan VAR ke Liga Champions diwaktu dekat ini.
“saat ini UEFA harus keluar dan mengungkapkan, ‘Tuan-tuan sekalian, kami sudah membuat kesalahan.’ Anda tidak akan dapat kembali lantaran Ronaldo sudah mendapatkan kartu merah dan laga telah selesai, namun hukuman dirinya memang akan jadi absurd,” sambungnya.
“Kartu merah tersebut memang sebaiknya tak didapatkan dan kami dengan segera implementasikan VAR ke Liga Champions,” tuntas Marcello Lippi.