Arema FC sampai saat ini masih menunggu izin pihak kepolisian untuk bisa menggunakan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada saat laga kandang menjamu Perseru Serui di laga pekan ke-30 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak, Minggu (11/11/2018).
Sebab, pada hari yang sama tersebut akan diselenggarakannya Pilkades serentak di Kabupaten Malang sehingga dari pihak kepolisian tidak bisa untuk memberikan izin apabila para supporter Aremania datang ke Stadion Kanjuruhan untuk melakukan aksi nobar.
Melihat dari dua laga kandang yang sebelumnya, para Aremania masih tetap memberikan dukungan dengan melakukan nobar di luar stadion dikarenakan mereka tidak bisa masuk stadion setelah mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin PSSI.
Saat ini, dari panitia nobar Aremania sudah mengetahui jika acara tersebut terdapat kendala izin dari kepolisian saat Arema menjamu Perseru.
Mereka pun menyerahkan sepenuhnya kepada pihak manajemen Arema jika Hamka Hamzah dkk. tetap ingin bermain di Stadion Kanjuruhan, dengan syarat bahwa nobar harus ditiadakan sementara.
“Kami memahami tidak boleh ada kegiatan yang mendatangkan banyak masa saat Pilkades serentak. Kepanitiaan nobar tidak masalah jika sementara tidak ada nobar. Tapi. di tempat lain, Aremania kemungkian akan tetap adakan nobar,” kata humas nobar Aremania yaitu Awang Karta.
Biasanya, venue pertandingan harus dipastikan pada H-7. Hal itu berarti paling lambat pada hari Selasa (6/11/2018) sudah harus diberi kepastian apakah Arema bisa menggunakan Stadion Kanjuruhan atau tidak.
Jika memang tidak bisa menggunakannya, terdapat opsi lainnya, yakni menggunakan Stadion Gajayana karena lokasinya masih berada di Kota Malang dan disaat itu juga tidak ada agenda Pilkades.
Pengelola stadion sudah mengetahui manajemen Arema menjadikan Stadion Gajayana sebagai opsi kedua karena mereka masih berusaha tetap menggelar pertandingan di Kanjuruhan.
Pertimbangannya, kondisi lapangan yang lebih bagus dan juga pemain memang sudah terbiasa bermain di Stadion Kanjuruhan. Hanya saja, pemain harus kehilangan dukungan dari Aremania yang sementara waktu harus menghentikan nobar tersebut.
Sementara jika bermain di Gajayana, sisi positifnya, Aremania tetap bisa bernyanyi dari luar stadion untuk memberi dukungan. Tetapi, kondisi lapangan memang agak keras. Hal itu sebabnya Arema jarang menggunakan stadion itu untuk latihan.